Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Cortidex

by ikhsan38

Cortidex adalah kortikosteroid yang digunakan untuk mengobati peradangan dan radang sendi. Ini memblokir produksi zat dalam tubuh yang menyebabkan reaksi inflamasi. Deksametason adalah kortikosteroid lain yang berfungsi dengan cara yang sama seperti Cortidex. Obat anti-inflamasi adalah obat yang digunakan untuk meredakan peradangan baik dari rheumatoid atau osteoartritis tanpa memerlukan kortikosteroid.

Cortidex adalah kortikosteroid anti inflamasi yang mengandung Dexamethasone sebagai bahan utamanya. Ini digunakan untuk mengobati eksim dan psoriasis yang parah. Kortikosteroid ini dapat diminum atau disuntikkan langsung ke area tubuh yang sakit. Kortikosteroid tidak boleh disuntikkan ke dalam darah atau diberikan kepada wanita hamil.

Apa itu Cortidex?

Cortidex digunakan sebagai anti-inflamasi. Cortidex adalah kortikosteroid yang digunakan untuk mengobati peradangan, radang sendi atau ankylosing spondylitis. Ini memblokir produksi zat dalam tubuh yang menyebabkan reaksi inflamasi. Ini digunakan untuk mengobati peradangan sendi pada penderita ankylosing spondylitis dan rheumatoid arthritis.

Tablet Cortidex harus ditelan utuh dengan segelas air putih. Mereka dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, tetapi tidak boleh dikunyah. Suntikan Cortidex diberikan ke dalam vena sebagai bagian dari infus di mana obat lain juga diberikan.

 

Cara kerja Cortidex

Cortidex bekerja dengan menekan sistem kekebalan tubuh. Sel darah putih, yang bertanggung jawab untuk melawan infeksi, tidak melepaskan sitokin dan prostaglandin, yang memicu peradangan. Cortidex adalah kortikosteroid anti-inflamasi yang menghambat fosfolipase A2 (PLA2) pada neutrofil manusia, sehingga mencegah produksi eicosanoid.

 

Apa efek samping dari Cortidex?

Efek samping cortidex meliputi:

  • Masalah darah seperti anemia, sel darah merah rendah (yang dapat menyebabkan kelelahan) atau infeksi.
  • Osteoporosis dan risiko patah tulang. Dokter Anda mungkin menyarankan Anda untuk mengkonsumsi suplemen kalsium jika kortison berlanjut dalam jangka panjang terutama jika Anda seorang wanita.
  • Masalah perut dan usus seperti sakit maag, radang usus atau perforasi (pembentukan lubang di usus).
  • Peningkatan risiko diabetes. Dokter Anda mungkin menyarankan Anda untuk menggunakan cortidex cortisone dengan obat anti-diabetes.
  • Kondisi kejiwaan seperti depresi, kecemasan dan perubahan suasana hati.
  • Retardasi pertumbuhan pada anak-anak karena paparan Cortidex selama kehamilan.
  • Peningkatan tekanan darah (hipertensi), yang mungkin memerlukan Cortidex untuk dihentikan atau dosisnya dikurangi.

Informasi dosis untuk Cortidex

Dosis Cortidex yang diberikan tergantung dari alasan pengobatan kortikosteroid. Dokter Anda akan memberitahu Anda tentang dosis dan frekuensi Cortidex. Tablet Cortidex harus ditelan utuh dengan segelas air putih, dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Agar tablet Cortidex bekerja secara efektif, mereka harus diminum pada waktu yang sama setiap hari.

Informasi dosis untuk tablet Cortidex:

Dosis dewasa 0,5 – 9 mg per hari dalam dosis terbagi. Untuk dosis anak-anak 0,02 – 0,3 mg/kg berat badan per hari dalam dosis terbagi.

Cortidex dapat ditemukan dengan mudah pada apotek atau apotek online, harga Cortidex juga termasuk murah, berkisar dari 5000 sampai 9000 rupiah per strip.

 

Interaksi dengan Cortidex

Tablet cortidex tidak boleh dikonsumsi dengan obat kortikosteroid lainnya tanpa persetujuan dokter Anda.

Jangan minum alkohol saat Anda menggunakan tablet Cortidex atau selama beberapa hari setelah menghentikan pengobatan kortikosteroid, karena ini dapat memperburuk efek samping.

 

Kontraindikasi cortidex cortisone

Anda sebaiknya tidak mengkonsumsi tablet Cortidex jika Anda:

  • Alergi terhadap kortikosteroid atau obat serupa (seperti prednisolon dan deksametason).
  • Sedang hamil. Anda harus mencari nasihat medis sebelum mengambil kortikosteroid jika Anda sedang hamil, menyusui atau merencanakan kehamilan.
  • Sedang menggunakan kortikosteroid untuk kondisi lain, karena Cortidex dapat mencegah kerusakan normalnya di dalam tubuh dan menyebabkannya 'membengkak' (ini dapat terjadi efek samping yang parah).

 

Sumber : Apotik Online 24 Jam

Related Posts