Memahami Lebih Baik Tentang Apa Itu Tumor Jinak

by ikhsan38
apa itu tumor jinak

Ketika mendengar kata tumor, pada umumnya orang akan menilainya sebagai kondisi kesehatan yang menyeramkan. Padahal faktanya, tumor tidak selamanya berbahaya, terutama bila itu adalah jenis tumor jinak. Apa sebenarnya tumor jinak? Berikut adalah informasi yang telah disadur dari laman kesehatan deherba.com.

Tumor adalah massa yang terbentuk dari sel-sel yang sama, tumbuh lebih masif dari seharusnya dan menumpuk menjadi koloni. Tumor dapat bersifat ganas, mudah menyebar dan merusak sel sehat sekitarnya. Ini disebut sebagai kanker. Sedang tumor yang tidak agresif dan ganas disebut sebagai tumor jinak.

Ada banyak perbedaan mendasar antara tumor jinak dengan tumor ganas. Dan kali ini kita akan lebih fokus menjelaskan seperti apa sebenarnya tumor jinak itu. Dan bagaimana tumor ini dapat terbentuk pada tubuh seseorang.

Sel pada dasarnya memiliki 3 komponen molekul yang berkaitan dengan proses regenerasi. Unsur pertama berkaitan dengan pertumbuhan dan pembelahan diri. Unsur kedua berkaitan dengan mematikan diri sendiri ketika sudah usang atau rusak. Dan terakhir adalah unsur yang mengatur batasan pertumbuhan.

apa itu tumor jinak

Sel menjadi sel kanker ketika unsur ketiga menjadi non aktif. Sel yang rusak akan mati, tetapi sel tumbuh dan memperbanyak diri tanpa ada kendali. Untuk catatan, bila sel juga mengalami gangguan pada unsur kedua, maka ini sudah berkembang menjadi kanker.

Akibatnya, terbentuk koloni sel dari jenis yang sama, bertumpuk dan membentuk semacam gumpalan atau benjolan. Bedanya dengan kanker, tumor jinak sifatnya tidak merusak. Bahkan sel-sel di dalam gumpalan tumor sama dengan jenis sel induk dari mana sel ini tumbuh awalnya. Tidak ada kerusakan dan gangguan DNA yang membuatnya jadi agresif dan merusak.

Bahkan, Karena sel tumor terdiri dari jenis yang sama, masih terdapat unsur adesif di dalamnya yang membuatnya tetap melekat satu sama lain. Kadang pada jenis tumor yang membesar, akan terbentuk semacam selubung alami pada lapisan luar gumpalan.

Selubung ini akan membuat sel-sel tumor tidak dapat terlepas dari koloni. Berbeda fungsi dengan selubung pada kanker yang sifatnya melindungi sel dari serangan sistem imun tubuh. Karena pada dasarnya, sel tumor jinak tidak akan dibaca sebagai sel rusak atau sel pengganggu oleh imun tubuh. Mengingat karakter dan sifatnya yang tidak berbeda dari sel induk aslinya.

Secara umum tumor jinak jauh lebih tidak berbahaya dari kanker. Tumor jinak tidak memiliki karakter merusak atau menyerang sel sehat di sekitarnya. Tidak ada malfungsi atau kerusakan sistem pada sel-sel yang tumbuh tersebut.

Hanya saja, pada beberapa kondisi tumor ini dapat berkembang menjadi kanker. Meski potensi perubahannya cenderung kecil. Bahkan kemungkinan terbesar hanya pada kisaran 20% saja

Namun, perkembangan tumor jinak bisa menjadi terlalu masif. Membentuk massa dengan ukuran yang terlalu besar. Bila berada di lokasi yang berbentuk saluran seperti pada saluran kencing, saluran empedu, saluran pencernaan, pada rahim, maka sifatnya akan mengganggu.

Tumor jinak seperti fibrosis dan tumor pada rahim akan menyulitkan proses pembuahan dan proses perlekatan janin pada rahim. Miom pada saluran kencing akan menyumbat aliran air kencing keluar menuju ureter.

 Tumor jinak yang membesar juga bisa menyebabkan gangguan fungsi dan menyakitkan. Seperti bila tumor mata, hingga menyebabkan efek tekanan pada bola mata, mengganggu fungsi penglihatan dan menyebabkan rasa nyeri akibat tekanan benjolan.

Tumor pada paru-paru akan menyebabkan kinerja pernafasan terganggu. Sedang tumor otak dapat menekan sistem saraf di dalamnya, menimbulkan efek sakit kepala hingga gangguan fungsi otak yang kadang bisa cukup fatal.

Sebagaimana diulas dalam laman deherba.com, tumor jinak pada dasarnya tidak berbahaya. Bahkan ketika ukurannya kecil kerap kali tidak disadari keberadaannya. Tetapi tetaplah waspadai setiap keluhan dan perkembangan ukuran dari tumor jinak yang Anda miliki.

Related Posts