Perbedaan Trafo Step Up dan Step Down

by ikhsan38

Transformator atau yang biasa dikenal dengan trafo merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengubah tegangan yang ada pada arus bolak-balik pada Alternating Current atau AC. Trafo memiliki dua jenis; trafo step up dan trafo step down. Keduanya memiliki perbedaan. Lantas, apa saja perbedaan trafo step up dan step down?

 

Trafo Step Up 

Trafo step up adalah trafo yang kegunaannya untuk menaikkan tegangan.dari yang sebelumnya tegangan primer akan dinaikkan menjadi tegangan sekunder. Inilah yang merupakan perbedaan trafo step up dan step down. Akan tetapi, walaupun dinaikkan, daya listrik dan juga frekuensi yang dihasilkan masih sama.

Secara kebahasaan, step up itu diartikan sebagai upaya menaikkan dan juga membesarkan. Perbedaan trafo step up dan step down yang lain adalah jenis trafo ini punya lebih banyak lilitan pada bagian kumparan sekunder atau pada keluarannya (output).

Lantaran hal tersebut, trafo step up biasanya oleh orang banyak disebut dengan trafo penari tegangan. Dan ini merupakan jenis trafo yang paling banyak ditemui serta digunakan dan juga bisa ditemukan pada dunia kelistrikan.

Trafo jenis ini memiliki cara kerja dengan memanfaatkan induksi elektromagnetik yang sesuai dengan hukum lorentz dan juga hukum faraday. Ini terjadi saat lilitan primer diberi tegangan AC atau bolak-balik. Lalu dia akan menimbulkan fluks magnet yang terdapat dalam inti trafo lalu melakukan proses induksi pada gaya listrik yang ada dalam lilitan sekunder.

Pengertian Trafo Step Down

Sedangkan trafo step down, itu sebaliknya. Kegunaannya adalah menurunkan tegangan atau mengurangi tegangan output. Perbedaan trafo step up dan step down juga ada pada lilitan sekunder yang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan lilitan primer. Maka dari itu, trafo step down digunakan untuk penurun tegangan.

Trafo step down, itu terdiri dari kumparan primer dan juga kumparan sekunder yang melingkar pada besi inti yang sama. Jenis trafo ini, bisa menghasilkan tegangan dengan tingkat yang lebih rendah. Inilah sebab yang menjadikan trafo jenis ini disebut dengan trafo yang bisa menurunkan tegangan.

Trafo ini mudah ditemui, misalnya yang terdapat pada adaptor AC-DC. Atau juga pada suatu rangkaian daya yang membawa tingkat tegangan sebesar 230-110 volt.

 

Fungsi Trafo Step Up

Secara mendasar, fungsi dari trafo step up adalah mengubah tingkat tegangan dari suatu level awal menuju ke level yang sebelumnya sudah ditentukan atau pada level yang diinginkan. Nah, fungsinya, trafo step up akan digunakan untuk mengubah level atau tingkat tegangan listrik menjadi lebih tinggi.

 

Fungsi Trafo Step Down

Nah kalau fungsi dari trafo step down, itu berkebalikan dengan fungsi trafo step up. Fungsinya adalah untuk mengubah tingkat tegangan yang tinggi dengan arus rendah menjadi tegangan yang rendah namun dengan arus yang tinggi. Fungsi utamanya yakni, untuk melakukan penurunan pada tegangan listrik serta melakukan proses penyesuaian dengan kebutuhan elektronik.

Daya yang ada pada trafo, akan diukur menggunakan hasil dari arus dan tegangan. Daya yang ada pada trafo, akan dinilai dengan satuan Volt – Amps VA. Secara ideal, daya yang ada pada tiap trafo itu konstan. Yakni yang ada pada trafo sekunder nilainya sama dengan daya yang ada pada trafo primer.

Related Posts