6 Cara Mencari Supplier yang Berkualitas dan Terpercaya

by ikhsan38

Bisnis dropship saat ini sedang digemari. Hal ini karena untuk memulainya tidak perlu modal besar, bahkan beberapa ada yang tidak berbayar sama sekali. Tugas seorang dropshipper hanyalah mempromosikan barang, sedangkan masalah produksi hingga pengiriman diurus oleh supplier. Namun, salah memilih supplier bisa menjadi masalah tersendiri. Untuk mengatasinya, Vaz Business telah menuliskan tipsnya, Anda bisa menerapkan cara mencari supplier yang tepat berikut ini.

Risiko Salah Memilih Supplier

Lalu, apa risiko jika Anda sampai salah memilih supplier? Bisa dibilang, nyawa seorang dropshipper ada pada supplier karena produksi barang sampai pengiriman dilakukan oleh mereka. Jadi, bisa dibayangkan jika supplier tersebut memiliki kualitas yang buruk, baik segi barang maupun kecepatan pengiriman, pelanggan akan merasa kecewa dan justru reputasi Anda yang dipertaruhkan.

Tips Memilih Supplier untuk Dropship

1. Memiliki respons yang cepat

Ketika calon pembeli menanyakan ketersediaan barang, Anda harus segera menanyakan kepada supplier apakah barang tersebut tersedia atau tidak. Oleh karena itu, pastikan supplier tersebut memiliki respons yang cepat jika Anda ingin menanyakan sesuatu. Akan lebih baik jika supplier memiliki sistem informasi ketersediaan produk 24 jam. Hal ini akan memudahkan Anda menjawab pertanyaan customer tersebut.

2. Memastikan kualitas produk

Jangan sampai Anda menjual barang dengan kualitas yang tidak bagus. Cara ini mungkin sedikit membutuhkan modal, yakni Anda harus membeli barang tersebut untuk dijadikan sampel. Anda bisa mengamati barang tersebut apakah memiliki kualitas yang baik atau tidak. Jika iya, maka Anda bisa menjual barang tersebut. Cara ini juga bisa untuk melihat seberapa cepat layanan pengiriman supplier tersebut.

3. Menanyakan kebijakan pengembalian barang

Apabila barang yang dibeli tidak sesuai dengan deskripsi atau foto, mayoritas pembeli akan mengajukan pengembalian barang. Tentu saja pengembalian barang ini bukan Anda yang mengurusnya, melainkan supplier. Tanyakan kepada supplier apakah ada peraturan tertentu untuk mengajukan pengembalian barang. Biasanya supplier akan meminta beberapa bukti seperti foto dan video saat membuka paket.

4. Memilih supplier yang berpengalaman

Bagaimana cara mengetahui apakah supplier tersebut sudah berpengalaman atau tidak? Caranya cukup mudah, Anda bisa melihat testimoni dari pembeli produk di supplier tersebut. Di marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, atau Shopee, testimoni atau review dari pembeli ini bisa dengan mudah Anda lihat. Perhatikan lebih banyak konsumen yang kecewa atau yang puas dengan supplier tersebut.

5. Memiliki cara pembayaran yang mudah

Sebagai dropshipper, ketika ada yang membeli produk, pembeli akan mengirim uang ke Anda dan Anda mengirim uang ke supplier. Cara tersebut memang tidak masalah jika pesanan tidak terlalu banyak. Namun, jika sehari Anda menjual puluhan atau ratusan produk, berkali-kali melakukan transaksi tersebut tentu sangat repot. Untuk itu, tanyakan kemungkinan pembayaran setiap pembelian barang dalam jumlah tertentu agar Anda tidak terbebani dengan biaya transfer.

6. Memiliki sistem yang mumpuni

Beberapa supplier yang sudah berpengalaman dan berkualitas baik akan memiliki sistem berupa website atau database yang membuat konsumen lebih mudah untuk melakukan pembelian. Hal ini secara tidak langsung juga akan meringankan pekerjaan Anda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah memasarkan produk saja, sedangkan urusan pembayaran dan komisi Anda sudah dilakukan oleh sistem.

Dengan memperhatikan tips-tips di atas, Anda bisa menemukan supplier yang tepat dan berkualitas. Sekali lagi, nyawa seorang dropshipper ada pada supplier. Jadi, jika Anda sudah bisa menemukan supplier yang tepat, bisnis Anda akan mudah berjalan dengan lancar dan Anda tinggal berfokus pada strategi marketing saja.

Related Posts