Manfaat Cocopeat untuk Tanaman Hias dan Cara Membuatnya

by ikhsan38

Cocopeat atau bisa disebut media tanam dari sabut kelapa, merupakan media tanam alternatif yang dapat digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman, terutama hidroponik. Komponen utama dari media tanam ini terdiri dari sabut kelapa dan tempurung kelapa, yang diolah atau dihancurkan sehingga menjadi butiran seperti serbuk gergaji.

Cocopeat sangat baik digunakan sebagai media tanam karena memiliki daya simpan yang seimbang, artinya tanaman tidak mudah layu karena air disimpan dalam cocopeat dalam waktu yang lama. Berikut manfaat cocopeat dan cara mengolahnya.

Manfaat Cocopeat untuk Tanaman Hias

1. Teksturnya seperti tanah

Bentuk dan tekstur cocopeat mengingatkan pada tanah, dan butirannya yang halus memungkinkan tanaman untuk beradaptasi serta ketika ditanam di tanah. Perbedaan antara cocopeat dan tanah tumbuh hanya pada nilai gizinya, sedangkan cocopeat tidak mengandung unsur hara seperti tanah. Untuk menanam tanaman dengan cocopeat, tanaman disiram tidak hanya dengan air, tetapi juga dengan larutan nutrisi.

2. Keunggulan cocopeat adalah menyerap air dengan baik

Cocopeat adalah media tanam yang mempunyai penyerapan air yang cukup tinggi dan mampu menyimpan lebih banyak air daripada yang terkandung di dalam tanah. Cocopeat dapat menyimpan dan menyimpan air berkali kali lebih bagus dari tanah, yang tentunya sangat baik untuk tanaman yang ditanam dengan sistem hidroponik. Karena dapat menyimpan air dengan baik, akar tanaman dapat disuplai dengan baik dengan kelembaban dan tidak mudah mengering.

3. Keramahan lingkungan

Karena cocopeat terbuat dari bahan organik, cocopeat sangat ramah lingkungan dan terurai dengan baik di tanah saat tidak digunakan. Selain itu, Cocopeat dapat didaur ulang kembali ke lingkungan tanam yang baru, tentunya dengan proses tertentu.

4. Lebih tahan terhadap hama

Beberapa jenis hama, seperti hama yang keluar dari dalam tanah, tidak suka berada di cocopeat, dan ini tentunya dapat melindungi tanaman dan menjauhkannya dari hama.

5. Lebih mudah untuk pemula

Menanam tanaman dengan cocopeat direkomendasikan bagi siapa saja yang baru memulai menanam hidroponik. Cocopeat mudah digunakan pada penanaman pertama karena bentuk dan teksturnya seperti tanah.

Cara Membuat Cocopeat

Bahan-bahan

  • Kelapa
  • Air
  • Blender
  • Pisau
  • Saringan
  • MOL
  • Air cucian beras
  • Urin kelinci

Cara membuat

  1. Basahi sabut kelapa dan potong kecil-kecil. Kemudian keringkan sabut kelapa agar lebih mudah digiling selama beberapa jam. Setelah kering dan airnya tidak ada, sabut kelapa bisa dihaluskan.
  2. Haluskan sabut kelapa, baik secara manual dengan cara ditumbuk atau bisa menggunakan mesin cocopeat untuk pengurai sabut kelapa dan mesin pemintal sabut kelapa, hingga halus.
  3. Saring campuran serabut kelapa agar lebih halus. Setelah selesai, taruh ke dalam toples atau wadah bekas. Sabut kelapa yang masih kasar lebih baik dihaluskan lagi menggunakan blender, setelah itu sabut kelapa diolah dengan MOL.
  4. Campur kelapa halus dengan MOL dan rendam dengan air campuran MOL selama 1 hari. Bahan yang digunakan adalah campuran air 1 liter kemudian tambahkan dengan 50 ml urin kelinci dan 100 ml air cucian beras. Aduk hingga tercampur rata, lalu tutup dan simpan di tempat teduh selama 1 hari.
  5. Saring kembali Setelah 24 jam, saring sabut kelapa untuk mengurangi air rendaman. Anda sudah bisa menggunakan cocopeat dan sabut kelapa untuk media tanam dan penyemaian.

 

Demikian artikel yang saya jelaskan semoga bermanfaat, terimakasih.

Related Posts